
Subjek diam-diam adalah subjek yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam sebuah kalimat, namun dapat disimpulkan dari konteksnya. Biasanya, subjek diam-diam sama dengan subjek gramatikal sebuah kalimat. Namun terkadang, subjek diam-diam berbeda dengan subjek gramatikal. Hal ini dapat terjadi ketika kata kerja adalah bentuk impersonal atau ketika ekspresi seperti “ada” atau “adalah” digunakan.
Contoh subjek diam-diam:
Ada banyak buku di perpustakaan. (Subjek diam-diamnya adalah “banyak.” Subjek tata bahasanya adalah “ada.”)
Banyak turis datang ke Spanyol. (Subjek diam-diamnya adalah "banyak". Subjek gramatikalnya adalah "mereka datang".)
Ini hari yang cerah. (Subjek diam-diamnya adalah "hari". Subjek gramatikalnya adalah "adalah".)
Saya suka makan pizza. (Subjek diam-diam dan subjek tata bahasa keduanya adalah "Saya.")
Contoh subjek yang diungkapkan dan diam-diam
https://www.youtube.com/watch?v=mKgLBTE7PiE
Subjek Ekspres dan Subjek Diam-diam
https://www.youtube.com/watch?v=oii-_d8iHnc
Apa yang dimaksud dengan subjek diam-diam dan 5 contohnya?
Subjek diam-diam adalah subjek yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam kalimat, namun dipahami ada. Lima contoh berikut menggambarkan hal ini:
1. Juan makan apel.
Di sini, subjek diam-diam adalah "John." Meski tidak disebutkan secara eksplisit, namun diketahui bahwa Juan-lah yang memakan apel tersebut.
2. Saya harus pergi ke toko.
Dalam hal ini, subjek diam-diamnya adalah "Aku". Meskipun pembicara tidak mengatakannya secara eksplisit, dapat dipahami bahwa dia sendiri yang perlu pergi ke toko.
3. Mengapa kamu tidak menelepon ibumu?
Di sini, subjek diam-diamnya adalah "Anda". Pembicara menyarankan agar orang lain menelepon ibunya, yang menyiratkan bahwa orang lainlah yang perlu menelepon.
4. Saya rasa ini tidak akan berhasil.
Dalam hal ini, subjek diam-diamnya adalah "ini". Pembicara mengatakan bahwa menurutnya "ini" tidak berhasil, tanpa menjelaskan secara spesifik apa yang dimaksud dengan "ini".
5. Apakah Anda ingin pergi ke bioskop?
Di sini, subjek diam-diamnya adalah "Anda". Pembicara mengajukan pertanyaan yang menyiratkan bahwa lawan bicaranya ingin pergi ke bioskop.
Bagaimana Anda tahu kalau itu adalah subjek yang diam-diam?
Jika dalam teks tidak disebutkan secara eksplisit, tetapi jelas siapa atau apa yang dibicarakan, maka itu adalah subjek yang diam-diam.
Bagaimana cara membuat kalimat dengan subjek diam-diam?
Untuk membuat kalimat dengan subjek diam, kata-kata yang menunjukkan subjek kalimat harus dihilangkan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan konjugasi kata kerja yang benar atau dengan menyusun ulang kalimat sehingga subjeknya dibuat implisit.
Apa itu doa yang tak terucapkan?
Kalimat diam adalah kalimat yang satu atau lebih unsurnya dianggap remeh. Artinya, hal-hal tersebut tidak disebutkan secara eksplisit, namun tetap dipahami. Misalnya pada kalimat “Tolong tutup pintunya”, diasumsikan ada seseorang yang diajak bicara (walaupun tidak disebutkan secara eksplisit) dan orang tersebut mengetahui bahwa ada pintu yang perlu ditutup.
Apa saja contoh subjek diam-diam?
Subjek diam-diam adalah subjek yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam teks. Artinya pengarang atau orang yang menerbitkan teks tersebut belum menyebutkan secara tegas siapa atau apa yang dimaksud dengan apa yang ditulisnya. Secara umum, diasumsikan bahwa subjek diam-diam adalah pembaca atau orang yang menjadi sasaran teks tersebut. Kadang-kadang subjek diam-diam dapat berupa sesuatu atau konsep secara umum, dan belum tentu berupa orang.
Terdiri dari apakah subjek diam-diam?
Ketika kita berbicara tentang subjek diam-diam, yang kita maksud adalah subjek yang tidak diungkapkan secara eksplisit dalam kalimat, tetapi dapat kita simpulkan darinya. Misalnya, dalam kalimat “Hujan”, subjeknya adalah “hujan”, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit.
Bagaimana cara mengidentifikasi subjek tak terucapkan dalam sebuah kalimat?
Subjek diam-diam adalah subjek yang tidak disebutkan secara eksplisit dalam kalimat, namun dapat disimpulkan dari konteksnya. Kata kerja terkonjugasi dalam sebuah kalimat biasanya merupakan petunjuk siapa subjek yang tidak diucapkan. Misalnya, dalam kalimat “Saya belajar bahasa Spanyol di Spanyol”, subjek yang tidak diucapkan adalah “Saya”.
Fungsi tata bahasa apa yang dipenuhi oleh subjek diam-diam?
Subjek diam-diam memenuhi fungsi tata bahasa yang sama dengan subjek eksplisit. Subjek diam-diam adalah unsur gramatikal yang melakukan tindakan dari kata kerja dalam sebuah kalimat yang tidak disebutkan secara eksplisit siapa atau apa yang melakukan tindakan tersebut. Dengan kata lain, subjek diam-diam adalah subjek kalimat yang “implisit”.



